Ingin Berkarir Sebagai Instructional Designer? Baca Artikel Ini Dulu

Ingin Berkarir Sebagai Instructional Designer? Baca Artikel Ini Dulu

BAWANA - 7 Agustus 2025

Image by storyset on Freepik

Salah satu profesi di industri e-learning yang banyak dibutuhkan penyelenggara e-learning adalah instructional designer (ID).

Seorang ID adalah sosok yang bertanggung jawab untuk merancang, mengembangkan, serta mengevaluasi aktivitas dan konten e-learning agar tercipta pengalaman pembelajaran yang terstruktur, efektif, menarik, dan bermakna bagi peserta pelatihan.

Agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik, seorang ID harus memiliki keterampilan dan pengetahuan dalam berbagai aspek, seperti teori belajar, desain instruksional, teknologi pembelajaran, komunikasi, dan manajemen proyek.

Pada artikel ini, kita akan kupas tuntas segala hal yang berkaitan dengan profesi ID, dimulai dari apa saja hal-hal yang menjadi tugas dan tanggung jawab ID.

Tugas dan Tanggung Jawab ID

Tugas dan tanggung jawab ID dapat bervariasi tergantung pada konteks, tujuan, dan sasaran pembelajaran.

Namun, secara umum, ID harus melakukan beberapa hal berikut ini:

  • menganalisis kebutuhan dan masalah pembelajaran, baik dari sisi organisasi, peserta pelatihan, maupun materi;
  • mendesain solusi pembelajaran yang sesuai dengan tujuan dan sasaran pembelajaran, serta memilih strategi, metode, media, dan teknologi yang tepat;
  • mengembangkan konten pembelajaran yang interaktif, menarik, dan efektif, baik dengan menggunakan perangkat lunak khusus maupun bahasa pemrograman;
  • mengimplementasikan solusi pembelajaran yang telah dibuat, baik secara online maupun offline, serta memastikan kualitas dan ketersediaannya; dan
  • mengevaluasi hasil pembelajaran yang telah dilakukan, baik dari sisi reaksi pengguna, pengetahuan yang diraih, keterampilan yang dikuasai, perilaku pengguna, maupun dampaknya terhadap peserta pelatihan.

Peluang Kerja untuk Profesi ID

Profesi ID memiliki peluang kerja yang cukup luas karena bisa diterapkan di berbagai industri yang menerapkan e-learning dalam pelatihan atau pembelajaran karyawannya.

Seorang ID dapat bekerja di berbagai organisasi, seperti universitas, sekolah, perusahaan, lembaga pelatihan, atau bahkan sebagai freelancer.

Seorang ID juga dapat mengembangkan karirnya menjadi spesialis di bidang tertentu, seperti desain grafis, desain instruksional, desain kurikulum, desain game, desain web, atau desain multimedia.

Bureau of Labor Statistics (BLS) Amerika Serikat, memprediksikan jumlah pekerjaan terkait profesi ID maupun profesi serupa (contohnya instructional coordinator) akan mengalami peningkatan sebanyak tujuh persen selama periode 2021 hingga 2031.

Menurut BLS, akan ada sebanyak 20 ribu lebih lowongan untuk posisi ini per tahun selama rentang waktu tersebut.

Rentang Gaji untuk Profesi ID

Rentang gaji untuk profesi ID dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, lokasi kerja, jenis organisasi, dan spesialisasi bidang.

Menurut data ZipRecruiter per Agustus 2023, rentang gaji untuk profesi ID di Amerika Serikat adalah $31.000 hingga $130.500 per tahun, dengan rata-ratanya adalah $80.143 per tahun.

Sedangkan menurut Indeed.com, rentang gaji untuk profesi ini di Amerika Serikat adalah $46.051 hingga $108.345, dengan rata-ratanya adalah $70.636 per tahun.

Lalu, bagaimana angkanya untuk lokasi kerja di Indonesia?

Menurut Economic Research Institute (ERI), rata-rata gaji untuk profesi ID di Indonesia adalah Rp271.296.953 per tahun.

Sedangkan menurut 28 data yang dimiliki Glassdoor per Juli 2023 terkait profesi ini, rentang gaji untuk profesi ID di Indonesia adalah Rp9.000.000 hingga Rp26.000.000 per bulan, dengan rata-ratanya yaitu Rp13.000.000 juta per bulan atau sekira Rp156.000.000. 

Perlu diingat kembali bahwa gaji aktual dapat berbeda-beda tergantung pada negara dan perusahaan tempat Anda bekerja, serta latar belakang pendidikan yang Anda miliki.

Tantangan Sebagai ID

Dibalik angka pendapatan yang sangat fantastis, profesi sebagai ID juga memiliki tantangan yang tidak bisa dianggap remeh. 

Beberapa tantangan yang dihadapi oleh ID adalah:

  • menjaga kualitas dan relevansi solusi pembelajaran yang dibuat, mengingat perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik atau pelatihan yang terus berubah;
  • menyesuaikan diri dengan berbagai gaya belajar dan preferensi peserta pelatihan, serta menciptakan pengalaman pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi mereka;
  • berkolaborasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam proyek pembelajaran, seperti klien, SME, trainer, developer, dan lain-lain;
  • mengelola waktu, sumber daya, dan anggaran yang tersedia untuk menyelesaikan proyek pembelajaran sesuai dengan batas waktu dan standar kualitas yang ditetapkan; serta
  • meningkatkan keterampilan dan kompetensi diri secara terus-menerus untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang e-learning.

Kesimpulan

Secara garis besar, profesi ID adalah satu profesi yang menjanjikan, baik dalam konteks industri e-learning maupun peluang karir secara keseluruhan.

Sepadan dengan potensi gajinya yang fantastis, seorang ID juga harus menghadapi berbagai macam tantangan dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Mereka tidak hanya menyusun, mengembangkan, dan mengevaluasi konsep dan pengalaman belajar yang menarik dan efektif.

Seorang ID juga dituntut untuk bisa berkolaborasi dengan personel tim lainnya serta selalu meningkatkan kompetensi diri agar bisa keep up dengan perkembangan teknologi terkini, khususnya yang berkaitan dengan e-learning.

Jadi, bagaimana? Apakah Anda mulai tertarik atau semakin yakin untuk menekuni profesi ini?***

Sumber:

Jadwalkan SESI DEMO
untuk PENGALAMAN BELAJAR BARU bagi Anda dan tim

Hubungi kami!

No telepon : +62 (21) 537 29 09

No HP : +62 812-9278-9875

E-mail : info@bawana.com

PT Meta BAWANA Indonesia

Ruko Golden Boulevard C30-31,
Bumi Serpong Damai
Tangerang 15320, Indonesia

Terms and Conditions Privacy Policy © BAWANA 2025
Chatbot